Nilai-nilai Pendidikan dalam Upacara Adat Mangupa dan Relevansinya terhadap Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Keywords:
Mangupa, Educational Values, Mandailing Culture, Local Wisdom, Pancasila Student ProfileAbstract
The Mangupa ceremony is one of the most significant traditional rituals of the Mandailing community, rich in educational, moral, and spiritual values. This study aims to examine the educational values embedded in the Mangupa ceremony and their relevance to strengthening the Pancasila Student Profile within the context of character education. This research employs a qualitative descriptive approach through literature studies and analysis of cultural values reflected in the symbols, meanings, and rituals of the ceremony. The findings reveal that the Mangupa ceremony embodies several core educational values, including religious devotion and gratitude, respect for parents and tradition, independence and responsibility, love for nature and ecological awareness, as well as solidarity and mutual cooperation. These values represent moral and social principles that can shape students to become faithful, virtuous, independent, cooperative, critical-thinking, and globally minded individuals in accordance with the dimensions of the Pancasila Student Profile. The Mangupa tradition thus functions not only as a cultural ritual but also as an educational medium that instills spiritual, social, and ecological awareness. Therefore, preserving and integrating the values contained in the Mangupa ceremony into character education based on local wisdom is highly relevant to strengthening the cultural identity and moral integrity of Indonesia’s young generation.
References
Faizah, N., Tia, S. R., Puja, M., Sirait, A., Chelsea, S., & Arief, S. (2024). Tradisi Mangupa Dalam Masyarakat Angkola : Pelestarian dan Transformasi di Era Modern. 2(2), 1193–1197.
Imron, A., Perdana, Y., Rahfan, R., & Siregar, A. (2021). Eksistensi Tradisi Mangupa Batak Mandailing di Kelurahan Yukum Jaya Lampung Tengah. 5(1), 18–29. https://doi.org/10.22219/satwika.v5i1.15466
Indonesia, R. (2003). Presiden republik indonesia.
Islam, U., Syekh, N., Hasan, A., & Addary, A. (2024). Pernikahan Perspektif Hukum Islam Sylvia Kurnia Ritonga Mangupa Boru yang dilakukan pada pesta pernikahan . Tradisi ini memiliki nilai-nilai kehidupan yang harmonis , sejahtera , dan bahagia ( Bedriati & Fikri , 2023 ). acara yang paling sakral dan berharga . Proses itu dilakukan sebagai salah satu cara mempunyai nilai tidak dapat dihilangkan karena menjadi salah satu yang sangat. 7(1), 83–98.
Kab, B., & Lawas, P. (2024). Mangupa-upa Sebagai Sarana Untuk Membrikan Ungkapan Doa , Syukur , dan Harapan dalam Tradisi Masyarakat Batak Angkola di Kec . Padang ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri . Istilah untuk pendapat pada horja ( pesta ) pada dasarnya adalah musyawarah adat yang sudah tertata dan teratur. 2.
Sitanggang, R. (n.d.). Mencari makna dalam acara mangupa-upa di kalangan keluarga etnik toba.
Tambunan, S. (2024). Konseling Indigenous : Tradisi Mangupa Pada Masyarakat Batak. Jurnal Media Intlectual Muslim Dan Bimbingan Rohani, 10.
Tampubolon, F., Pasaribu, N. K., & Aritonang, R. S. (2024). Tradisi Mangupa-Upa Pada Masyarakat Batak Toba. 8, 25607–25616.
Zeni, J., & Panggabean, Z. (2025). SImbol Dalam Pendidikan Kristiani Pada Masyarakat. 5(1), 46–60.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Annisa Nabila, Dini Aisyah Nur, Laila Sakinah, Yenni Efrida Lubis, Rahmi Wahyuni (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
How to Cite
Most read articles by the same author(s)
- Imelda Sari, Mustika Sari, Rafikah Hanum Rambe, Riski Towilah Nasution, Rahmi Wahyuni, Adat Pernikahan Mandailing sebagai Sumber Pembelajaran Nilai-nilai Karakter dalam Pendidikan , Jurnal Pendidikan dan Humaniora Rumbio: Vol. 2 No. 1 (2025): Edisi Desember